Sabtu, 14 Mei 2011

TUGAS AKUNTANSI INTERNASIONAL - CHAPTER 20

EXTERNAL AUDITING OF FOREIGN OPERATIONS

1. Dalam bab ini, kita membahas kualifikasi pribadi, persyaratan pendidikan dan persyaratan pengalaman negara-negara yang berbeda. kembangkan matriks yang mencakup negara-negara di satu sisi dan tiga dimensi hanya menggambarkan di atas agar Anda dapat membandingkan dan kontras yang berbeda

Jawab: Yang terlihat dalam bab ini adalah perbandinangan antara tiga model, yang pertama model A yaitu system integrasi , model ini dipakai oleh inggris, yang mejelaskan proses akuntan yang berawal dari level sekolah menengah,lalu pendidikan terpadu dan pengalaman praktek, kemudian langsung pada proses uji kompetensi professional, dan akhirnya menjadi akuntan yang berkualifikasi. Lalu pada model B yaitu system liniear yang dipakai oleh AS dan Jerman terdapat perbedaan pada proses kedua yaitu pelatuhan universitas (mulai dari dasar sampai level professional) lalu proses praktek,dan selanjutnya proses yang sama seperti model A, lalu pada model C yaitu parallel system proses berjalan dimulai dari level sekolah lalu bercabang ke pendidikan universitas yang berproses ke praktek, dengan pendidikan dan pengalaman yang berintegrasi praktek, selanjutnya proses sama seperti model A dan B.

2. System AS bersandar menuju persyaratan pendidikan berat yang dibarengi dengan praktek dan system inggris bersandar lebih kearah suatu persyaratan pengalaman berat bersamaan dengan kerja magang. Manakah system yang lebih efektif dan kenapa? System mana yang akan anda rekomendasikan untuk sebuah Negara seperti mozambik?

Jawab: System yang lebih efektif adalah system yang berada di AS. Bias dilihat ketika AS mengacu pada model B: linear system pada gambar 20.1, disitu dijelaskan bahwa awal menjadi akuntan berkualitas adalah harus menjalankan step –step pendidikan serta pelatihan menjadi akuntan termasuk praktek. Karena biasanya yang dibutuhkan untk menjadi akuntan ialah telah memiliki sertifikasi atau tanda bukti menjalni pendidikan akuntansi.

Untuk Negara mozambik yang memiliki latar belakang tertinggal maka sepantasnya menganut sitem akuntansi AS. Karena itu merupakan yang paling efektif.

3. Jika anda adalah akuntan bersertifikat di Negara anda dan ingin praktek sebagai auditor dinegara lain, anda kemungkinan besar tidak diperbolehkan untuk pratek. Mengapa ini menjadi hambatan? Strategi apa yang anda gunakan untuk melayani klien anda di pasar dimana anda tidak diizinkan untuk berlatih?

Jawab; Adanya hambatan ini terjadi karena perbedaan latar belakang dan standar akuntan public diseluruh dunia. Namun kebutuhan untuk layanan audit melampaui batas nasional. Jadi strategi yang dipakai agar dapat menjadi auditor dinegara lain adalah dengan bergabung bersama perusahaan audit besar didunia karena perusahaan ini telah menghasilkan berbagai cara layanan klien dari pengiriman auditor luar negeri untuk melakukan pemeriksaan untuk pengaturan yang lebih komplek dan auditor likal luar negeri yang diperlukan layanan.

4. Apa tujuan dari Kedelapan Instruksi yang dikeluarkan Uni Eropa? Apa menurut Anda beberapa masalah yang memungkinkan dapat menghambat pelaksanaan program tersebut?

Jawab : Uni Eropa mengeluarkan Instruksi Kedelapan dengan tujuan untuk menyelaraskan persyaratan yang mengarah ke sertifikasi auditor dan yang juga membentuk kondisi bagi negara-negara untuk dipertimbangkan dalam pemberian timbal balik kepada akuntan dari negara-negara anggota Uni Eropa lainnya.

5. Mengapa audit sebagian besar perusahaan global terbesar dilakukan oleh perusahaan audit The Big Six?

Jawab : Karena perusahaan audit The Big Six sudah jelas kualitasnya, lebih independen, dan lebih terpercaya. Opini yang diberikan oleh perusahaan tersebut juga lebih berpengaruh dan lebih diakui oleh para investor.

6. Pada tahun 1989, Price Waterhouse mempertimbangkan untuk bergabung dengan Arthur Andersen, tetapi merger berantakan. Apakah alasan awal kedua perusahaan tersebut mempertimbangkan untuk bergabung? Apakah alasan mengapa mereka tidak menjalankan rencana merger mereka? Apa yang mungkin menjadi konsekuensi dari kegagalan mereka untuk bergabung?

Jawab : Alasan awal kedua perusahaan tersebut mempertimbangkan untuk adalah untuk meningkatkan globalisasi bisnis. Tetapi sangat sulit bagi perusahaan-perusahaan besar tersebut untuk bersama, terutama di mana ada perbedaan yang signifikan dalam budaya organisasi dan juga karena adanya konflik kepentingan contohnya keterkaitan bisnis Andersen dengan IBM padahal Prince Waterhouse mengaudit IBM.

7. Ketika Delloite & Touche terbentuk, tidak semua perusahaan anggota melakukan merger. Hal ini dikarenakan merger sangat sulit dilakukan bagi perusahaan besar, terutama jika terdapat perbedaan yang signifikan dalam budaya organisasi.

8. Beberapa cara yang dilakukan perusahaan audit dalam melayani klien globalnya, seperti:

¨ Pendekatan tidak langsung

Dalam pendekatan ini, hubungan koresponden beragam, berkisar dari sangat lemah sampai sangat kuat. Pada salah satu koresponden lokal ada yang melayani lebih dari satu perusahaan akuntansi. Dan di sisi lain ada koresponden yang melayani secara eksklusif untuk satu kantor akuntan public asing. Kunci untuk hubungan koresponden adalah bahwa tidak tidak ada hubungan resmi antara ekuitas perusahaan.

¨ Pendekatan langsung

Pendekatan ini datang dari berbagai bentuk, dan salah satunya yang paling umum digunakan adalah dengan mendirikan cabang di luar negeri dengan menggunakan nama perusahaan orang tua. Perusahaan local diperoleh, pada orang lain, perusahaan yang baru dibentuk. Konsep cabang, ditambah dengan manajemen pusat yang kuat. Memberikan control yang lebih ketat terhadap layanan.

9. Beberapa masalah perusahaan audit dalam melayani klien mereka yang berada di negara lain:

¨ pembatasan pada penggunaan nama perusahaan

Di beberapa negara tidak diperkenankan perusahaan asing untuk menggunakan nama internasional mereka saat bertugas di negara lain, akibatnya perusahaan internasional sulit untuk mengembangkan reputasinya di dunia internasional

¨ pembatasan hak-hak pendirian dan asosiasi

Perusahaan asing biasanya diharuskan untuk mengubah cara mereka dalam melakukan bisnis untuk menyesuaikan dengan perusahaan-perusahaan lokal. Hal tersebut dimaksudkan agar dapat beroperasi secara independen dari perusahaan lokal. Selain itu dibeberapa negara juga mewajibkan perusahaan asing untuk ikut dalam suatu hubungan formal dengan perusahaan lokal.

¨ pembatasan ruang lingkup praktek

Dibeberapa negara, perusahaan asing diharuskan untuk melakukan audit dengan berdasarkan pada undang-undang. Selain itu juga ada beberapa Negara yang

10. Apa beberapa perbedaan pada standar cara audit dan praktek yang dikembangkan di seluruh dunia?

Ada banyak alasan mengapa standar audit bervariasi pada tiap Negara. Di Amerika Serikat dan Inggris, ada berbasis luas pasar modal dan profesi akuntansi yang berkualitas tinggi. Pada pasar modal mengharuskan laporan keuangan diverifikasi secara independen, dan profesi telah dikembangkan dan disempurnakan standar audit dari waktu ke waktu.

11. Dalam bab ini, kami menyediakan laporan audit dari beberapa perusahaan global, bagaimana laporan-laporan ini dibandingkan dengan pedoman audit internasional 13?

Pada dasarnya hampir semua Negara memiliki bentuk laporan audit yang seragam, hanya sedikit yang membedakan laporan – laporan tersebut, hal ini tergantung pada regulasi peraturan yang berlaku di tiap – tiap Negara. Namun setiap Negara tetap menjalankan atau mematuhi segala peraturan audit yang berlaku internasional.

12. IFAC sedang mencoba untuk mengharmonisasi standar audit dan praktek. Apa yang anda pikir sebagai beberapa hambatan untuk harmonisasi ini? Apa saja manfaat dari pekerjaan mereka yang sukses?

Hambatan dalam harmonisasi standar dan praktek audit :

· Perbedaan latar belakang dan tradisi

· Perbedaan kebutuhan dari berbagai lingkungan ekonomi

· Tantangan standarisasi terhadap kedaulatan nasional

Manfaat :

· Keberadaan Standar Internasional Pemeriksaan Keuangan (ISA) akan memberikan pembaca laporan yang diproduksi di Negara – Negara lain suatu keyakinan yang dapat dibenarkan menurut pendapat auditor. Dengan demikian pinjaman kredibiltas kerja auditor asing memungkinkan auditor dapat memberikan kredibiltas atas laporan keuangan yang ia laporkan.

· ISA akan memperkuat manfaat dari adanya standar akuntansi internasional dengan memberikan pembaca jaminan yang lebih besar bahwa standar – standar akuntansi telah dipatuhi.

· Menambah kekuatan ISA akan membantu pembaca dalam membuat perbandingan keuangan internasional.

· ISA akan memberikan insentif lebih lanjut untuk meningkatkan dan memperluas standar.

· Keberadaan ISA akan membantu dalam aliran modal investasi, terutama untuk Negara – Negara berkembang.

Tugas Akuntansi Internasional - Chapter 14


1. Mengapa ada peningkatan pengakuan terhadap keanekaragaman akuntansi internasional?

Karena Klasifikasi akuntansi internasional dapat membantu untuk menjelaskan dan membandingkan sistem akuntansi dengan cara yang dapat meningkatkan pemahaman dari sifat dan masalah dari praktek akuntansi yang ada. Penelitian klasifikasi internasional menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan deduktif, dimana factor-faktor lingkungan yang relevan telah diidentifikasi dan dihubungkan ke praktek akuntansi, dan induktif, dimana praktek akuntansi diidentifikasi dan pengembangan pola juga didentifikasi.

2. Sejauh mana dan dalam hal apa partisipasi pasar modal, terutama investor dan perusahaan, dipengaruhi oleh keragaman akuntansi internasional?

Alasan untuk perbedaan pengukuran dapat ditemukan dalam faktor-faktor lingkungan dan budaya yang mempengaruhi prinsip akuntansi di negara-negara. Di negara-negara yang maju baik negara berbentuk kerajaan atau bukan yang mempunyai kemajuan teknologi yang lebih maju bahwa pasar saham dominan dipengaruhi oleh kebutuhan informasi. Dengan adanya kemudahan informasi, maka para investor dengan mudah dapat melihat laba atau keuntungan yang mereka dapat dan dapat melihat perubahan harga saham yang terjadi. Pada saat yang sama, prinsip akuntansi yang relatif fleksibel, profesi akuntansi yang relatif independen dari pemerintah dan peraturan pajak hanya memiliki pengaruh terbatas pada praktek akuntansi. nilai-nilai budaya yang mendasari dan cenderung mendominasi, sehingga memotivasi dan memperkuat pendekatan akuntansi yang lebih konservatif untuk pengukuran yang diambil secara keseluruhan.

3. Apa saja bidang utama dari berbagai negara dalam prinsip-prinsip pengukuran antara latin Anglo Saxon, Nordic, Jerman,, dan asian?

Akuntansi Nordic cenderung kurang konservatif dan lebih transparan dibandingkan dengan negaranegara Germanic dan Latin, tapi tidak seperti yang ada pada kelompok Anglo-American. Berikut adalah penjelasannya:

a. Akuntansi jerman

J Dalam beberapa hal, kelompok negara Germanic secara signifikan

berbeda dengan kelompok Anglo-American dan Nordic.

J Pengaruh hukum perusahaan dan pajak sangat tinggi.

J Termasuk ke dalam kelompok Germanic adalah Jerman dan

Austria dan Israel dan Swiss.

J Akuntansi Germanic memberikan pengaruh di Perancis, Jepang,

dan beberapa bekas koloni Eropa di Afrika.

J Akuntansi Germanic cenderung relatif konservatif dan lebih

rahasia dibandingkan dengan akuntansi Anglo-American.

b. Akuntansi latin

JKelompok negara Latin sama seperti kelompok Germanic dalam hal hukum perusahaan dan pajak.

J Kelompok Latin dapat dibagi kedalam beberapa kelompok yang lebih maju termasuk didalamnya adalah Argentina, Belgia, Perancis, Portugal, Spanyo dan Italia; dan kelompok yang kurang maju adalah Brasil, Chili, Kolombia Meksiko, Peru dan Uruguay.

J Akuntansi Latin cenderung relatif lebih konservatif dan rahasia dibandingkan dengan negara-negara Anglo-American

c. Akuntansi Negara Negara asia

JSistem akuntansi pada kelompok Negara negara Asia berbeda dengan system akuntansi pada negara-negara di kelompok Anglo-American, Nordic, Germanic, dan Latin

J Akuntansi Asia cenderung relatif lebih konservatif dan rahasia jika dibandingkan dengan negara-negara Anglo-American

4. Yang dimaksud dengan indeks dari "konservatisme"? Bagaimana cara menghitungnya pada prinsipnya? Bagaimana bisa digunakan untuk menilai dampak prinsip akuntansi tertentu?

Prinsip konservatisme merupakan prinsip pengecualian atau modifikasi, artinya bahwa prinsip tersebut bertindak sebagai batasan untuk penyajian data akuntansi yang relevan dan dapat dipercaya.Prinsip ini menyatakan bahwa ketika memilih diantara dua atau lebih tehknik akuntansi yang dapat diterima, maka preferensinya adalah memilih yang paling kecil dampaknya terhadap ekuitas pemegang saham. Prinsip ini, dalam akuntansi konvesional berkaitan dengan ketidakpastian, umumnya digunakan untuk mengartikan bahwa akuntan harus melaporkan yang terendah dari beberapa nilai yang mungkin untuk aktiva dan pendapatan; dan yang tertinggi dari beberapa nilai yang mungkin untuk kewajiban dan beban. Ini berarti bahwa beban harus diakui segera dan pendapatan harus diakui nanti, bukan segera. Oleh karena itu, aktiva bersih lebih cenderung diakui dibawah nilai harga pertukaran kini daripada di atasnya; dan perhitungan laba mungkin menghasilkanyang terendah dari beberapa jumlah alternatif. Jadi, pesimisme diasumsikan lebih baik daripada optimisme dalam pelaporan keuangan. Hendriksen dan Breda menilai prinsip konservatisme ini sebagai metode yang sangat buruk untuk menghitungkan adanya ketidakpastian dalam penilaian dan laba. Konservatisme mempunyai pengaruh yang berubah-ubah, oleh karena itu data yang dikumpulkan secara konservatif tidak dapat diinterprestasikan dengan tepat bahkan oleh pembaca yang sangat terinformasi. Konservatisme juga bertentangan dengan tujuan mengungkapkan semua informasi yang relevan. Berdasarkan sifat-sifatnya tersebut, secara jelas dan mudah dipahami bahwa prinsip ini tidak sejalan dengan Al Qur’an dan Sunnah. Dengan demikian, bagi akuntansi syariah, bahkan secara logis, prinsip konservatisme tidak dapat diterima.

5. Diskusikan kegunaan kemungkinan Rekonsiliasi US GAAP disediakan oleh perusahaan asing melaporkan ke SEC pada Form 20-F.!!

Untuk mengatasi adanya permasalahan perbedaan pengukuran internasional tentang harga saham yang bereaksi terhadap laba.

6. Outline dan membahas dampak perbedaan akuntansi AS-Inggris pada pendapatan. Sampai sejauh mana U. S. GAAP. Lebih "konservatif" dari U.K PSAK?

Pentingnya pemahaman bagaimana perbedaan akuntansi dapat mempengaruhi penafsiran akun perusahaan dieropa telah ditekankan lagi baru-baru ini. Namun secara keseluruhan mempengaruhi pengaruh terhadap laba. Usaha awal untuk mengukurnya dalam praktek, dampak prinsip akuntansi di prancis dan prinsip-prinsip akuntansi jerman dibandingkan dengan prinsip-prinsip akuntansi inggris telah dilakukan oleh Gray (1980) dalam suatu studi empiris perusahaan untuk periode 1972-1975. Weetman dan Gray (1991) menguji dampak perbedaan akuntasi atas laba. Prakteknya di Belanda, Swedia, dan Inggris. Dari hasil penelitian cenderung mengatakan bahwa Belanda memiliki tingkat konservatifme yang rebih rendah, meskipun tidak seekstrim di Inggris dan Swedia yang cenderung mengharapkan untuk lebih konsrvatif dibandingkan GAAP Amerika Serikat.

7. Apa alasan utama perbedaan antara AS dan UK dalam GAAP praktek?

US GAAP : Secara umum, US GAAP berfokus pada pendapatan (i) realisasi dan (ii) yang diperoleh. Pengakuan pendapatan dianggap melibatkan transaksi, yaitu, pendapatan tidak boleh diakui sampai transaksi pertukaran telah terjadi sedangkan inggris pengakuan pendapatan kriteria untuk setiap kategori, termasuk kemungkinan bahwa manfaat ekonomi yang dihubungkan dengan transaksi akan mengalir kepada entitas dan bahwa pendapatan dan biaya dapat diukur dengan andal. Tambahan masuk kriteria yang berlaku dalam setiap kategori yang luas.

8. Menilai dampak konservatisme produktif di benua Eropa dibandingkan dengan kerajaan bersatu.

Dampak konservatisme produkif di benua eropa dan inggris adalah bahwa pendapatan cenderung lebih konservatif di perancis dan jerman daripada di inggris, hal ini dapat dilihat dari hasil hipotesis statistic yang didukung oleh hasil dari serangkaian uji statistik (uji chi square).

9. Menilai dampak konservatisme produktif di Jepang dibandingkan dengan kerajaan bersatu. Jepang


Akuntansi dan Pelaporan keuangan di Jepang mencerminkan gabungan berbagai pengaruh domestik dan internasional, untuk memahami akuntansi Jepang, seseorang harus memahami budaya, praktik usaha dan sejarah Jepang. Perusahaan – perusahaan Jepang saling memiliki akuitas saham satu sama lain, dan sering kali bersama-sama memiliki perusahaan lain. Investasi yang saling bertautan ini menghasilkan konglomerasi industri yang meraksasa – yang disebut sebagai keiretsu
Modal usaha keiretsu, ini sedang dalam perubahan seiring dengan reformasi struktural yang dilakukan Jepang untuk mengatasi stagnasi ekonomi yang berawal pada tahun 1990-an. Krisis keuangan yang mengikuti pecahnya ekonomi gelembung Jepang juga mendorong dilakukannya evaluasi menyeluruh atas standar pelaporan keuangan Jepang.

Data pada tingkat kerja sama tentang pengaruh perbedaan GAAP Jepang/ Amerika Serikat sebelum dipastikan atau belum diperoleh karena banyak perusahaan di Jepang yang terdaftar dalam laporan Amerika Serikat sesuai dengan GAAP Amerika Serikat. Akan tetapi menrut penelitian oleh Cooke pada tahun 1993 dan ia telah menyediakan beberapa bukti kasus menarik untuk ditampilkan secara relative "konservatif" menurut ukuran pendekatan dan perolehan atau pendapatan Amerika Serikat.

AMERIKA SERIKAT

Akuntansi di Amerika Serikat diatur oleh Badan Sektor Swasta (Badab Standar Akuntansi Keuangan/FASB), hingga tahun 2002 Institut Amerika untuk Akuntan Publik Bersertifikat.

Regulasi dan Penegakan Aturan Akuntansi

Prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secara umum (GAAP) terdiri dari seluruh standar, aturan, dan regulasi keuangan yang harus diperhatikan ketika menyusun laporan keuangan, laporan keuangan seharusnya menyajikan secara wajar posisi keuangan suatu perusahaan dan hasil operasinya sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang diterima secar umum.


Pelaporan Keuangan
Laporan tahunan yang semestinya dibuat sebuah perusahaan AS yang besar meliputi :
1. Laporan manajemen
2. Laporan auditor independen
3. Laporan keuangan utama (laporan laba rugi,arus kas,laba komprehensif, ekuitas pemegang saham)
4. Diskusi manajemen dan analisis atas hasil operasi dan kondisi keuangan
5. Pengungkapan atas kebijakan akuntansi dengan pengaruh paling penting terhadap laporan keuangan
6. Catatan atas laporan keuangan
7. Perbandingan data keuangan tertentu selama lima atau sepuluh tahun
8. Data kuartal terpilih

Laporan keuangan konsolidasi bersifat wajib dan laporan keuangan AS yang diterbitkan biasanya tidak memuat hanya laporan induk perusahaan saja. Aturan konsolidasi mengharuskan seluruh anak perusahaan yang dikendalikan (yaitu, dengan kepemilikan yang melebihi 50 persen dari saham dengan hak suara) harus dikonsolidasikan secara penuh, walaupun operasi anak perusahaan tersebut tidak homogen. Laporan keuangan interim (kuartalan) diwajibkan untuk perusahaan yang sahamnya tercatat pada bursa efek utama. Laporan ini biasanya hanya berisi laporan keuangan ringkas yang tidak diaudit dan komentar manajemen secara singkat.

Pengukuran Akuntansi

Aturan pengukuran akuntansi di Amerika Serikat mengasumsikan bahwa suatu entitas usaha akan terus melangsungkan usahanya. Pengukuran dengan dasar akrual sangat luas dan pengakuan transaksi dan peristiwa sangat tergantung pada konsep penanding.

10. Sampai sejauh mana mungkin untuk menentukan peringkat masing-masing negara dan negara-negara kelompok oleh konservatisme relatif mereka dalam pengukuran produktif? Bagaimana hal ini dibandingkan dengan negara garis hipotesis pengelompokan dalam bab 4?

Jawab : menggunakan US GAAP sebagai tolak ukur tersebut, adalah mungkin untuk membuat penilaian hubungan antara Inggris laba yang dilaporkan di bawah Inggris dan Inggris GAAP pendapatan disesuaikan sesuai dengan US GAAP. mengingat bahwa konservatisme merupakan pengaruh besar pada praktek pengukuran, maka hubungan ini dapat dijelaskan dalam hal konservatisme relatif

11. Apa reaksi dari pasar saham untuk perbedaan internasional dalam PSAK sepanjang laba yang bersangkutan?

Sementara kegigihan perbedaan pengukuran yang signifikan internasional menimbulkan masalah bagi analis keuangan dan mereka yang peduli dengan harmonisasi internasional, ada pertanyaan penting tentang bagaimana harga saham bereaksi terhadap laba dihitung berdasarkan GAAPs berbeda. Sementara bukti masalah ini sejauh ini terbatas, beberapa penelitian awal oleh Meek menunjukkan bahwa harga saham AS bereaksi terhadap pendapatan GAAP asing.

12. Diskusikan faktor-faktor utama yang mempengaruhi perbedaan pengukuran akuntansi di sates bersatu, kerajaan bersatu, benua Eropa, dan Jepang.

Amerika Serikat

J Akuntansi memfokuskan terhadap perusahaan besar dan kepentingan dari para investor

JPasar sekuritas mempunyai pengaruh yang dominan terhadap terhadap regulasi akuntansi di Amerika Serikat

Inggris

J Lebih mengutamakan pemberian informasi kepada para investor

JPasar sekuritas di Inggris memiliki pengaruh yang signifikan terhadap praktek akuntansi. Namun, tidak mendominasi proses peraturan akuntansi

EROPA

JTradisi akuntansi di EROPA memberikan preferensi atas

informasi yang dibutuhkan untuk kreditor, pemerintah dan

otoritas pajak.

Tugas Akuntansi Internasional - Chapter 7

CHAPTER 7

1. Apa implikasi dari tekanan eksternal tumbuh untuk keterbukaan informasi dari manajemen sebuah perspektif?

Meningkatnya internasionalisasi pasar keuangan dan kepemilikan saham, dikombinasikan dengan pertumbuhan bersamaan dalam kesadaran akan keragaman prinsip akuntansi praktek di negara-negara berbeda. Yang terpenting adalah bahwa peningkatan ketersediaan dan peningkatan kualitas informasi sangat penting.

2. Sejauh mana argumen untuk pemahaman kekurangan atau pengguna dan informasi yang berlebihan dapat dibenarkan sebagai dasar untuk tidak mengungkapkan informasi oleh MNEs?

Sumber utama tekanan untuk meningkatkan pengungkapan laporan keuangan adalah dari komunitas keuangan dan investasi. Perusahaan Multinasional dan badan pengaturan standar Negara dengan pasar modal yang berkembang pesat, sepeti Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Jerman, dan Jepang, telah memberi perhatian lebih terhadap dorongan dari pihak – pihak tersebut. Perusahaan Multinasional sepanjang menyangkut aturan yang ternyata meningkatkan persyaratan untuk pengungkapan informasi diputuskan dengan pengaturan badan dan standar perwakilan pada tingkat pemerintahan dan professional. Cepatnya permintaan informasi untuk tujuan penanaman modal, perkembangan pasar saham dan pembagian kepemilikan yang mendunia, dipadukan dengan berkembangnya kekhawatiran terhadap perbedaan standar dan perlakuan akuntansi dinegara berbeda, telah meningkatkan permintaan terhadap bertambahnya pengungkapan akuntansi untuk peningkatan kualitas maupun perbandingan laporan Perusahaan Multinasioal. Pertumbuhan saat ini mengindikasikan banyak pengguna informasi keuangan yang tidak bisa membaca atau mengerti isi laporan, terutama investor dari kalangan awam akuntansi. Pengguna langsung yang jumlahnya relatif kecil, yang memiliki kemampuan dan pengalaman untuk memahami laporan keuangan. Banyak investor dan pemegang saham tidak membuat keputusan investasi sendiri tetapi bergantung pada saran dari para ahli. Sebuah perusahaan analisis komprehensif tidak hanya mengharuskan penggunaan informasi keuangan, tetapi data tambahan, serta untuk menilai tren saat ini dan masa depan. Pada pusat, Perusahaan Multinasional sangat kompleks, dan begitu pula dengan laporan perusahaannya. Meskipun tidak ada keraguan tentang pentingnya pengukuran dari isu-isu akuntansi, pentingnya informasi yang diungkapkan dalam laporan keuangan dan laporan perusahaan dengan semakin diakui oleh perusahaan multinasional. Informasi ini memberikan masukan penting bagi analisis keuangan proses evaluasi kualitas laba dan posisi keuangan, baik saat ini dan masa yang akan datang. Pada saat yang sama, kebutuhan ini harus ditimbang terhadap kepentingan analis, investor, dan masyarakat dalam transparansi usaha multinasional. Dengan adanya pengungkapan informasi, maka perusahaan dapat menyampaikan kebijaksanaan dan informasi mengenai orientasi perusahaan dimasa yang akan datang. Diakui secara umum, bahwa biaya dalam penyediaan informasi tidak boleh melebihi keuntungan yang diperoleh oleh pengguna informasi. Perlunya perusahaan multinasional dalam memelihara kepercayaan diri usahanya dalam area sensitif dan untuk menghindari bahaya dalam persaingan, harus dicantumkan dalam akun-akun perusahaan. Dalam prakteknya, muncul anggapan bahwa semakin spesifik, semakin berorientasi ke depan dan semakin kuantitatif suatu informasi yang diusulkan untuk diungkapkan, maka semakin pekalah kinerja perusahaan ke arah pencegahan.

3. Diskusikan sifat pasar dan insentif lainnya untuk MNE manajemen untuk secara sukarela mengungkapkan informasi. Dalam situasi apa terjadi kemungkinan menjadi mutualitas kepentingan antara manajer dan pengguna eksternal?

Bahwa pengungkapan sukarela yang akan datang ketika perusahaan-perusahaan yang bersaing untuk meningkatkan keuangan juga membuat surat dari investor, terutama dalam konteks di-perbatasan. Cara ini semakin diperkuat dengan internationslization markerts efek dan kecenderungan menuju daftar beberapa bursa di seluruh dunia. Selanjutnya, manajer `dan kepentingan pemegang saham dapat bertepatan sejauh bahwa manajer memegang saham juga dan khawatir bahwa harga saham di pasar efek sepenuhnya mencerminkan kinerja dan prospek perusahaan.

4. Diskusikan sifat dan signifikansi biaya langsung produksi informasi.

Biaya langsung keterbukaan informasi kepada korporasi adalah nilai sumber daya yang digunakan dalam pengumpulan dan pengolahan informasi serta dalam audit dan komunikasi.

Informasi dapat diungkapkan yang telah digunakan untuk tujuan internal atau mungkin disusun seluruhnya atau sebagian untuk komunikasi eksternal saja, sehingga costs.the pengungkapan significntly hihger lebih dekat struktur MNEs internal adalah dasar yang dibutuhkan sementation, semakin rendah biaya. Bahwa harga saham di pasar efek sepenuhnya mencerminkan kinerja dan prospek perusahaan.

5. Membahas pentingnya biaya yang merugikan yang kompetitif sebagai kendala pada keterbukaan informasi. Berapa banyak dari ini adalah persepsi dan berapa banyak realitas? Pengungkapan informasi memerlukan biaya keuangan langsung. Perusahaan multinasional mengerti dan enggan untuk mendatangkan peningkatan biaya kecuali mereka diminta untuk melakukannya atau potensi keuntungan melebihi perkiraan biaya. Biaya langsung adalah nilai sumber daya yang digunakan dalam pengumpulan dan pengolahan informasi serta dalam mengaudit dan mengkomunikasikan. Biaya langsung seperti pengungkapan informasi akan bergantung pada struktur internal MNE dan informasi yang dihasilkan dalam rangka untuk mengelola struktur ini. Dalam beberapa keadaan pengungkapan informasi bisa merugikan Perusahaan Multinasional. karena informasi akan dapat diakses oleh siapa saja sehingga pesaing juga dapat mengetahui informasi tersebut. Informasi yang memungkinkan perusahaan pesaing untuk meningkatkan kekayaan mereka dengan menggunakan informasi ini.

6. Seberapa serius ancaman adalah biaya campur tangan pemerintah? Sejauh mana pemerintah menjadi lebih terlibat dalam kebijakan akuntansi yang pada 1980-an dan 1990-an?

Beberapa MNEs takut peningkatan kebutuhan informasi keterbukaan informasi sebagai manifestasi langsung peningkatan kontrol pemerintah kegiatan mereka, di samping informasi tersebut secara tidak langsung memperbesar chould interferensi dengan menyediakan amunisi untuk kelompok yang pers untuk meningkatkan MNEs kontrol pemerintah.

Dalam kondisi ekonomi yang semakin SULIT tahun 1980 dan 1990 ini tekanan dan kontrol dalam banyak kasus menjadi santai sebagai bangsa telah menjadi lebih kompetitif dalam menarik investasi asing.

7. Dari perspektif manajemen, apa yang masing-masing item keterbukaan informasi cenderung memberikan riseto biaya bersih tertinggi dan manfaat bersih tertinggi?

Item sehingga menimbulkan biaya produksi terbesar di Inggris dan AS inflasi keuntungan disesuaikan. Diambil secara keseluruhan namun persepsi Inggris dan exeactives differend keuangan AS secara signifikan sehubungan dengan tempat penekanan pada kendala pada pengungkapan meningkat baik dari biaya langsung atau tidak langsung

8. Sejauh mana perbedaan yang signifikan dalam persepsi pengelolaan AS dan Inggris tentang biaya dan manfaat item individual keterbukaan informasi? Ada perbedaan persepsi secara signifikan dalam respon mengenai dampak dari beberapa jenis biaya yang terlibat, termasuk kemungkinan klaim dari serikat karyawan yang tersebar atau perdagangan dan masalah pemrosesan teknis.

9. Diskusikan persepsi manajemen AS dan Inggris mengenai sifat dan kepentingan relatif dari kendala cos pada pengungkapan informasi yang bersifat sukarela? Mengacu pada pengungkapan, CBI, sebuah organisasi karyawan di Inggris menunjukkan bahwa informasi dalam laporan perusahaan mungkin meyakinkan yang ragu-ragu bahwa semuanya baik `ang mungkin mendiskreditkan kritikus. Selain menggantung, AS bussines komite industy dan penasehat, juga sebuah organisasi karyawan telah mengambil pandangan yang berbeda cukup menyatakan "juga diragukan perusahaan yang meningkatkan hanya dalam data yang bisa menyelesaikan beberapa masalah yang ada di pertanyaan. Alasan untuk ini adalah bahwa seringkali sisi dua argumen tersebut tidak termasuk dalam set.the samelogical pandangan yang lebih pesimis oleh probablyu BIAC AS mencerminkan penilaian yang lebih realistis dari pengalaman MNE pengungkapan dalam beberapa tahun terakhir, meskipun harapan disajikan dalam CBIS `laporan.

10. Diskusikan masalah mengukur biaya dan manfaat sebagai dasar pengambilan keputusan tentang keterbukaan informasi sukarela.

Manajemen secara sukarela memberikan informasi dan respon terhadap peraturan. Pengungkapan sukarela yang akan datang adalah ketika perusahaan berkompetisi untuk pembiayaan dari investor, khususnya dalam konteks lintas batas. Dimana pemerintah dan Perusahaan yang berusaha mempengaruhi lingkungan di mana MNE beroperasi, ada juga yang akan berpengaruh kuat pada MNE untuk memberikan informasi. Pengungkapan informasi memerlukan biaya keuangan langsung. Perusahaan multinasional mengerti dan enggan untuk mendatangkan peningkatan biaya kecuali mereka diminta untuk melakukannya atau potensi keuntungan melebihi perkiraan biaya. Biaya langsung adalah nilai sumber daya yang digunakan dalam pengumpulan dan pengolahan informasi serta dalam mengaudit dan mengkomunikasikan. Biaya langsung seperti pengungkapan informasi akan bergantung pada struktur internal MNE dan informasi yang dihasilkan dalam rangka untuk mengelola struktur ini.

DISCUSSION POINTS

1. Sebagai pasar modal menjadi semakin internasionalisasi, bagaimana sikap manajerial untuk keterbukaan informasi mungkin berubah? formulir ini membahas suatu perbandingan internasional perspektive

Globalisasi manajemen adalah sebuah fakta kehidupan yang tidak dapat kita hindari lagi. Surat kabar dan media elektronik seperti siaran televisi dan radio setiap hari memberitakan tentang situasi bisnis global seperti perkembangan fluktuasi nilai tukar berbagai mata uang, indeks harga saham, iklim investasi, merger dan akuisisiperusahaan, perkembangan neraca perdaganagn internasional dan lain sebagainya. Faktor kedekatan mendorong menejer sekarang bekerja dalam kedekatan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya dalam berhubungan dengan pelanggan, pesaing, pemasok dan pemerintah yang jauh lebih banyak dan jauh lebih beragam. Kedekatan ini merupakan fungsi dari menysutnya dunia karena kemajuan teknologi yang mampu mengatasi masalah jarak dan waktu Dengan teknologi yang ada sekarang memungkinkan orang di seluruh dunia mengirimkan suara, video, data dan informasi dalam waktu hanya beberapa menit bahkan detik saja. Kemampuan teknologi dan manajerial yang semakin bertambah mendorong para menejer untuk saling bersaing bahkan bekerja sama dengan pemain bisnis global yang baru dalam rangka mempertahankan eksistensi bisnisnya. Kedua, faktor lokasi telah mendorong perilaku organisasi bisnis. Fenomena lokasi dan integrasi dari organisasi yang beroperasi melewati beberapa batas internasional. Ketiga, globalisasi mendorong sikap baru, terbuka dalam mempraktekkan manajemen secara internasional. Sikap ini menggabungkan keingintahuan mengenai dunia diluar batas-batas nasional dengan kemauan untuk mengembangkan kemampuan guna berpartisipasi dalam ekonomi global.

2. Apakah MNEs selalu mungkin untuk memiliki keunggulan kompetitif relatif terhadap perusahaan domestik yang lebih kecil sehubungan dengan pengungkapan informasi tentang kegiatan bisnis mereka?

Hampir semua MNE dikenal memiliki banyak keunggulan dibanding perusahaan domestik di negara tuan rumah. MNE sering membawa sumber days keuangan yang sangat besar, teknologi, hak paten dan merek lainnya, manajemen, pemasaran dan keahlian organisasional yang tidak dimiliki oleh negara tuan rumah. Akses untuk produksi dan informasi teknologi yang bare, kekuatan monopolistik (melalui hak paten dan merek), dan keahlian pemasaran membuat MNE tertentu menjadi pesaing yang sangat diperhitungkan oleh perusahaan domestik. Oleh karena itu MNE dapat menggunakan keunggulan kepemilikan (ow nership advantages) untuk menguasai beberapa keunggulan perusahaan domestik.

3. Mengapa perusahaan-perusahaan multinasional lebih terlibat secara langsung dalam proses harmonisasi Akuntansi Internasional?

Istilah harmonisasi – bila dibandingkan dengan standardisasi- mengimplikasikan suatu rekonsiliasi atas perbedaan sudut pandang. Harmonisasi lebih cenderung bersifat praktik dan merupakan pendekatan konsiliatori (berbaikan kembali) daripada sekadar prosesstandardisasi, terutama saat standardisasi berarti bahwa prosedur di suatu negara seharusnya diadopsi oleh seluruh negara lainnya. Harmoni menjadi suatu bentuk komunikasi informasi yang lebih baik dalam hal interpretasi dan pemahaman secara internasional. Definisi harmonisasi ini lebih realistis dan lebih mungkin untuk diterima berbagai negara. Pada tahap awal, harmonisasi terdiri dari pengakuan terhadap sifat-sifat nasional dan berupaya untuk menyatukannya dengan tujuan negara lainnya. Kedua adalah memperbaiki atau mengurangi sejumlah hambatan sebagai usaha untuk mencapai suatu tingkat yang dapat diterima dalam harmonisasi.

Keunggulan Harmonisasi:

Sebagai kodifikasi standar akuntansi dan pengauditan untuk negara-negara yang belum memiliki. Internasionalisasi pertumbuhan ekonomi dunia memenuhi kebutuhan perusahaan untuk meningkatkan modal dari luar perusahaan. Proses penyusunan standar di negara berkembang tidak mengikuti strategi yang khas dan memadai dengan kondisi negara tersebut. Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah: Pengembangan melalui Transfer Teknologi (Pendekatan Transfer Teknologi). Pendekatan ini merupakan hasil dari operasi aktivitas perusahaan-perusahaan akuntansi internasional, multinasional, dan akademisi yang berpraktik di negara berkembang atau juga berbagai ketentuan internasional dan perjanjian kerja sama yang dilakukan untuk pertukaran informasi dan teknologi. Beberapa pihak yang diuntungkan dengan adanya harmonisasi adalah perushaan-perusahaan multinasional, kantor akuntan internasional, organisasi perdagangan, serta IOSCO.

Tugas Akuntansi Internasional - Chapter 11

Akuntansi untuk Perubahan Harga dan Inflasi Internasional

Tujuan Pembelajaran

Mengidentifikasi cara-cara perusahaan yang utama dan laporan keuangan mereka yang dipengaruhi oleh inflasi

Membandingkan daya beli umum dan pendekatan nilai saat ini untuk akuntansi inflasi

Memeriksa peraturan dan praktek-praktek inflasidi negara-negara yang berbeda , dengan penekanan khusus pada pendekatan akuntansi inflasi di Amerika Selatan dan Belanda

Menjelaskan pendekatan internasional yang berbeda untuk menyelaraskan akuntansi untuk inflasi

Inflasi merupakan fenomena di seluruh dunia yang terus-menerus berdampak sangat buruk pada perekonomian banyak negara . Dalam beberapa tahun terakhir , Argentina , Brazil , Israel , Meksiko , dan Rusia telah di antara penderita terburuk kondisi hiperinflasi . Tingkat tahunan inflasi sejak tahun 1970 di negara-negara seringkali melebihi 100 persen dan telah mencapai sebesar 2.000 persen di Brazil dan Rusia . Bahkan di negara-negara industri besar , inflasi mencapai angka dua kali lipat dalam pertengahan 1970-an , dan di Inggris itu pergi sampai tinggi 25 persen . Tidak mengherankan, ada kekhawatiran yang meningkat di negara yang paling terpengaruh untuk mengadopsi " akuntansi inflasi " sistem , yang akan memperbaiki kekurangan akuntansi konvensional biaya historis dan mengungkapkan dampak perubahan harga dan inflasi pada pendapatan dan aset .

Dalam bab ini , kita akan menganalisa pendekatan alternatif untuk akuntansi perubahan harga dan inflasi internasional dan meninjau inisiatif harmonisasi internasional .

PENGARUH INFLASI TERHADAP PERUSAHAAN

Pengaruh inflasi terhadap posisi keuangan dan kinerja perusahaan dapat menghasilkan keputusan operasi yang tidak efisien oleh manajer yang tidak memahami dampaknya . Dalam hal posisi keuangan , aset keuangan seperti kas yang kehilangan nilai selama inflasi karena daya beli mereka berkurang . Misalnya, jika bisnis memegang aset keuangan seperti selama suatu periode ketika inflasi meningkat sebesar 10 persen , yang memiliki daya beli kas 10 persen lebih sedikit pada akhir periode dari pada awal . Sebaliknya , pemegang kewajiban keuangan akan bermanfaat karena bisnis akan membayar kewajibannya di masa depan dengan kas yang telah kehilangan sebagian dari daya belinya . Peringatan di sini adalah bahwa kewajiban keuangan , seperti pinjaman bank jangka pendek dan jangka panjang , sering membawa tingkat suku bunga yang sangat tinggi dalam ekonomi inflasi .

Pengaruh inflasi terhadap aset nonmoneter tercermin dalam kedua laporan laba rugi dan neraca . Selama periode kenaikan harga , saat ini pendapatan penjualan yang cocok dengan persediaan yang mungkin telah dibeli beberapa bulan sebelumnya dan terhadap penyusutan dihitung berdasarkan nilai historis aset , dan peralatan yang mungkin telah dibeli beberapa tahun yang lalu , meskipun pada kenyataannya mengganti persediaan dan aktiva menjadi lebih mahal .

Laporan laba rugi dan neraca ini dapat menyebabkan efek bagi korporasi yang akan menjadi masalah likuiditas karena uang yang dihasilkan dari pendapatan dikonsumsi oleh biaya penggantian yang terus meningkatkan aset . Hasil pendapatan yang berlebihan dari pencocokan biaya lama dengan pendapatan baru dapat mengakibatkan tuntutan dari pemegang saham untuk dividen meningkat dan dari karyawan untuk menuntut upah lebih tinggi , meskipun korporasi mengamati adanya penyusutan kas .

Banyak yang telah dikatakan dalam beberapa tahun terakhir tentang bagaimana akuntansi konvensional tidak mewakili posisi keuangan sebuah perusahaan yang nyata . Yang menjadi perhatian adalah bahwa analis dan investor tidak dapat membuat keputusan keuangan tanpa memahami dampak inflasi . Dengan demikian , jenis sistem pengukuran akuntansi yang digunakan serta penafsiran merupakan isu penting untuk semua kelompok pengguna . Pengukuran pendapatan juga relevan dengan berbagai masalah termasuk harga saham, stabilitas usaha , upah , keamanan kerja , dan pertumbuhan ekonomi . Dalam konteks MNE , kekhawatiran ini semakin tinggi oleh keberadaan kelompok pengguna dengan konstituen yang berlokasi di negara yang berbeda dengan tradisi yang berbeda dalam pengukuran akuntansi .

Walaupun mungkin ada beberapa pengakuan dari kebutuhan untuk memperkenalkan sistem akuntansi inflasi , kecuali di negara-negara seperti Jerman dimana dianggap cenderung melembagakan inflasi, inflasi merupakan istilah akuntansi yang kemungkinan mencakup berbagai metode. Pendekatan alternatif utama adalah " daya beli umum akuntansi” dan " nilai akuntansi saat ini . "

PENGUKURAN AKUNTANSI ALTERNATIF

Daya beli umum akuntansi mencakup semua sistem yang dirancang untuk mempertahankan daya beli riil modal atau pemegang saham ekuitas dalam perusahaan oleh akuntansi untuk perubahan dalam tingkat harga umum ( daya beli umum uang) . Inilah arti yang tepat dari istilah inflasi , meskipun istilah akuntansi inflasi umumnya digunakan dalam arti yang sangat luas .Variasi pada daya beli akuntansi pada istilah umum mencakup " akuntansi dolar konstan " atau " akuntansi tingkat harga umum " di Amerika Serikat dan " akuntansi daya beli saat ini " ( CPP ) di Inggris .

Akuntansi nilai sekarang , di sisi lain , mencakup semua sistem yang dirancang untuk memperhitungkan nilai saat ini atau perubahan harga tertentu . Ini mencakup " akuntansi biaya saat ini " dan " penggantian nilai akuntansi " sistem , yang bertujuan untuk mempertahankan modal fisik , kapasitas produktif , atau aset operasional korporasi , dan " keluar saat ini ( atau menjual ) akuntansi harga, " yang bertujuan untuk mempertahankan pemegang saham ekuitas tetapi dari segi harga jual dari korporasi aktiva bersih . Meskipun ada berbagai alternatif yang diusulkan dalam setiap klasifikasi luas - bersama-sama dengan sistem " nilai sebenarnya " , yang menggunakan penggabungan unsur-unsur keduanya menggunakan - dari sistem akuntansi inflasi dalam prakteknya tidak berkembang dengan baik .

Oleh karena itu, pada intinya, ada dua filsafat tentang bagaimana untuk memperhitungkan inflasi . Daya beli umum akuntansi menggambarkan bahwa nilai uang telah turun atau naik , sedangkan akuntansi nilai sekarang menggambarkan bahwa biaya aktiva tertentu sudah naik atau turun . Hal ini dimungkinkan untuk menerapkan pendekatan untuk semua item dalam laporan keuangan yang dapat disesuaikan atau hanya beberapa item . Selain itu, pendekatan yang dapat digunakan secara terpisah atau dalam hubungannya dengan satu sama lain . Apapun pendekatan ini , perlu untuk mengidentifikasi rekening yang harus disesuaikan , apa yang menjadi dasar untuk penyesuaian (seperti indeks ) , dan di mana penyesuaian yang akan tercermin dalam laporan keuangan .

DAYA BELI UMUM AKUNTANSI

Filosofi umum akuntansi yang mendukung daya beli umum adalah untuk melaporkan aset , kewajiban , pendapatan , dan biaya dalam unit daya beli yang sama . Pendekatan di sini adalah bahwa ukuran unit moneter harus seragam yang sementara tetap mempertahankan dasar pengukuran yang digunakan dalam laporan keuangan ( biaya perolehan ) .

Di sebagian besar negara, laporan keuangan disusun berdasarkan nilai nominal mata uang historis. Ini berarti bahwa laporan tidak disesuaikan dengan perubahan tingkat harga umum. Dalam akuntansi GPP, barang-barang non finansial dalam laporan keuangan (persediaan, tanaman, dan peralatan) disajikan kembali untuk mencerminkan daya beli umum, biasanya pada akhir tanggal neraca saldo . Sebagai contoh, asumsikan bahwa mesin perusahaan dibeli pada tanggal 1 Januari 1995, untuk $ 10,000 dan bahwa tingkat harga umum, yang diukur dengan indeks harga konsumen, meningkat sebesar 15 persen selama tahun berjalan. Pada tanggal 31, mesin akan muncul pada neraca sebesar $ 11,500 ($ 10,000 + [$ 10,000 x 0,15]) dari yang akan dikurangi penyusutan, disesuaikan dalam hal GPP, yang akan dikenakan terhadap penghasilan. Ini berarti bahwa itu akan mengambil $ 11,500 daya beli akhir - tahun untuk membeli apa yang dibeli pada tanggal 1 Januari sebesar $ 10,000 . Untuk laporan keuangan akhir tahun, aset keuangan dan kewajiban (kas, piutang, hutang) tidak akan disesuaikan karena mereka sudah dinyatakan dalam hal daya beli tanggal 31 Desember, tapi semua aset lainnya (termasuk inventaris), kewajiban, pendapatan, dan biaya (termasuk penyusutan) akan disesuaikan. Namun ketika tahun 1994 dan 1995 laporan keuangan dibandingkan, semua item dalam tahun 1994, rekening-termasuk aset keuangan dan kewajiban-akan kembali sampai dengan 31 Desember 1995, daya beli untuk memastikan perbandingan dengan laporan keuangan 1995